Aku Masih Indonesia

Saturday, June 23rd 2012. | SERBA-SERBI
bendera animasiAku Masih Indonesia dulu, kini, esok dan nanti dengan segala keterbatasan dan keunikan yang dimiliki. Negara yang kataya kaya akan sumber daya alam ini telah mampu mencetak utang hingga kurang lebih 800 trilliun yang ironis dengan tambang emas terbesarnya di dunia. Jumlah pulau 17.508 yang tersebar di seluruh persada nusantara satu demi satu di caplok dan jumlahnya semakin berkurang dari tahun ke tahun. Indonesia, dengan segala keunikan, kelucuan, kegilaan, dan kekocakannya yang paling Indonesia, aku tetap bangga dan aku masih Indonesia.
Satu hal yang paling menyedihkan di negeri tercinta ini adalah budaya korupsi yang tak pernah surut di lekang waktu. Entah yang salah oknum apa sistem, kalau menurut saya kedua-duanya yang salah sebab negeri ini masih menganut sistem budaya patrilineal, yang mana pemimpin merupakan model atau panutan bagi bawahannya, atau dalam pribahasanya “Guru kencing berdiri, murid kencing berlari” berarti yang salah kepala sekolah yang tidak membuat WC. hehehe. Belum lagi terkadang kita saksikan maling teriak maling, sampai almarhum Baharuddin lopa pernah berpesan “Jangan kepalkan tanganmu jika masih kudisan“.
petani
Ada benarnya almarhum kakek saya yang petani pernah berujar seperti ini :
Sistem pemerintahan kita tak ubahnya seperti saya ini sebagai petani ketika mengambil bambu di kebun, Bambu yang akan saya potong adalah yang lurus, sementara yang bengkok akan saya biarkan hidup. begitu pula dengan kondisi kita sekarang ini sebagai petani tak ubahnya seperti orang yang menanam padi di sawah, selalu dikesampingkan dan selalu mengalami kemunduran (orang pada umumnya menanam padi dengan bergerak ke samping dan mundur ke belalakang)
Baharuddin Lopa dan MunirKita butuh pemikiran lebih kompleks lagi, khususnya pemahaman dan perilaku teladan dari para pemimpin yang menjadi awal baik bagi penuntasan perilaku korupsi ini agar semakin berkurang. Adanya penghargaan terhadap orang-orang peduli dan bersih yang perlu dipublikasikan malah di tumpas dengan cara-cara misterius dan tidak bermoral. Mungkin kita masih ingat kasus Munir dan Almarhum Baharuddin Lopa yang gugur di tengah gencarnya memperjuangkan anti korupsi.  Bagaimana Seorang Jenderal Susno Duaji dan Nasaruddin yang mengumandangkan kebenaran namun berakhir menjadi tersangka bahkan terpidana. Tanya kenapa?
Namun dari sekian banyak kekurangannyan kita masih memiliki beberapa kelebihan dibandingkan negara lain yaitu :
  1. Indonesia adalah Negara yang memiliki jumlah suku bangsa terbanyak di dunia. Kurang lebih 740 suku bangsa/etnis yang mendiambangsa negeri ini dengan berbagai macam budaya, pesona, dan bau badannya.
  2. Negara Indonesia merupakan negara yang paling banyak bahasa daerahnya jika dibandingkan dengan negara lain yang ada di dunia. Ada 583 bahasa daerah, belum lagi di tambahkan dengan bahasa gaul, alay dan bahasa Maho, Kemungkinan akan mencapai 1000 bahasa. heheheh.
  3. Indonesia merupakan Negara maritim yang terbesar di dunia dengan luas perairan 93.000 km2 dan panjang
    pantai sekitar 81 ribu km2 atau hampir 25% panjang dari keseluruhan pantai di dunia dengan 148 kapal perang yang siap mengawasi tiap sudut lautnya, mampu gak yah?
  4. Indonesia merupakan negara penghasil gas alam cair (LNG) terbesar di dunia yang mampu memenuhi 25% kebutuhan gas di dunia. Dengan sumberdaya yang melimpah ini, gas merupakan salah satu mainan yang paling populer bagi masyarakatnya, mulai dari balon gas, hingga petasan dalam bentuk tabung kompor gas.
  5. Indonesia adalah negara pengeksport kayu lapis terbesar (plywood), yaitu sekitar 80% di pasar dunia. Karena plywood ini memang untuk konsumsi luar negeri kalo masyarakat lokal dianggap illegal logging. Jiaaaahhh..

Dengan segala keterbatasannya, Indonesia mampu bangkit dan kembali menggeliat walau tertatih untuk melangsungkan peradabannya. Bagaimana keras serangan krisis ekonomi dan gejolak disintegrasi, bangsa Indonesia mampu menyeimbangi dengan segala potensi yang dimilikinya ditandai dengan sirkulasi ekonomi dan sistem pemeritahan yang masih berjalan sebagaimana mestinya. Satu hal yang patut disyukuri, kini pemerintah sadar akan pentingnya menigkatkan sumber daya manusia dibalik sumber daya alam yang melimpah ruah di persada ini. Tak ada artinya sumber daya alam yang melimpah tanpa didukung sumber daya manusia yang profesional.

indonesiaBentuk perhatian dan kepedulian pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia ini adalah dengan menitik beratkan pada pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan. karena tidak dapat dipungkiri bahwa negara kita paling tertinggal di Asia Tenggara pada 2 bidang ini. Khusus di Sulawesi Selatan sebagai daerah asal saya, program pendidikan dan kesehatan programnya telah berjalan. Tidak ada lagi alasan untuk tidak sekolah dan berobat di Sulawesi Selatan, karena pemeritah provinsi telah menjadikan ini sebagai program unggulan. Ini terbukti pada saat saya mengalami kecelakaan jatuh dari sepeda motor dan patah tulang bahu. Saat itu teman-teman langsung mengantarkan saya ke Rumah Sakit haji (salah satu rumah sakit pemerintah) dengan bermodalkan KTP saja, semua biaya mulai dari administrasi, foto rontgen, obat-obatan semuanya gratis, tis, tis,…

anak-anak palestinaAku masih Indonesia dan tetap bangga dan bersyukur masih bisa menghirup udara bebas di tanah yang subur ini. Jika dibandingkan dengan rakyat Palestina dimana anak-anak yang hidup tanpa orang tua dan hanya mengandalkan Allah sebagai pelindungnya, rakyat somalia, yang tubuhnya hampir tanpa daging lagi, atau rakyat Suriah yang hidup diantara dentuman dan desing peluru yang siap memangsa bagi siapa saja. Sehingga tak ada kata lain yang bisa saya ucapkan selain kata syukur kepada sang pencipta dan Aku Masih Indonesia.

tags: , , , , , ,