Jangan Menjadi Generasi Yang Manja

Thursday, June 28th 2012. | NASEHAT, RELIGY

cewek manjaJangan menjadi generasi yang Manja, selalu galau, mengeluh dan menyesal, sebab itu akan mengantarkan anda pada perilaku yang negatif seperti malas, tidak bergairah, kurang semangat dan lain-lain. Karena itu akan menyebabkan kondisi psikologis anda semakin tidak menentu, hilangkan sikap pesimis dan munculkanlah rasa optimis anda untuk menjadi pribadi yang lebih mempesona. karena tidak ada untungnya bagi kita yang suka mengeluh dan selalu berfikiran negatif dan pesimis.

SukarnoSalah satu pesan mulia Almarhum Presiden Soekarno dalam sebuah pidatonya yang mengatakan “JANGAN PERNAH MENGELUH”. dan saya juga teringat  waktu masih kuliah dulu, salah satu toko langganan dekat rumah kost saya pemilik toko sekaligus penjualnya yang bernama Dg. Saling pernah mengatakan kepada saya ketika saya mengeluh karena lagi pusing banyak masalah. Dia berujar begini, “Di sini bukan tempatnya mengeluh, jangan suka mengeluh dengan keadaanmu karena apakah dengan mengeluh akan menyelesaikan masalahmu?”. Kata-kata ini terasa menancap dan tertanam begitu kuat dalam hati dan benak saya. Ada benarnya 2 pesan di atas. Bahwa tidaklah pantas kita mengeluh dengan keadaan kita sendiri.

David Schwartz dalam bukunya yang berjudul “Berfikir dan berjiwa Besar” berpesan : Jangan mengeluh di hadapan lawan-lawanmu, karena itu akan menunjukkan kelemahanmu”. Ini berarti, janganlah kita menampakkan kepada orang lain bahwa kita lagi terpuruk atau lagi banyak masalah, karena ini hanya akan bmengakibatkan orang lain menilai kita semakin rendah. Kita harus bisa tampil sebagai orang yang penuh keceriaan, happy, dan bersemangat. Maka orang lain tentu akan menilai kita positif.

Saat ini penyakit baru muncul dikalangan pemuda, yakni penyakit “GALAU”. Bahkan Galau ini sampai punya komunitas yang bernama Galauers dan kalo tidak salah sampai ada acara TV nya. Parah, sangat parah, image ini akan menciptakan generasi-generasi yang pesimis. Dikit-dikit galau, galu kok dikit-dikit? heheheh. Lihat aja di dinding facebook remaja sekarang, hampir 50 % mengungkapkan kegalauan hati dan keluhan-keluhan yang sebenarnya tidak perlu orang lain tahu.

Contoh kegalauan remaja yang dituangkan dalam status FB :

  • Apa slahq hngga kau menjauh dariq,,,???
  • apa yg hrus aq lakukan… Z tdk snggup lg mmikul b’ban hdup ini?
  • kamu, kamu, kamu Lagii !! ohh tuhan toLongLah ,,!
  • Perasaan gk karuan.
  • Capek, dimarahin terus.
  • Kapankah semua ini berakhir?

Dan masih banyak lagi status-status galau yang berkepanjangan dari hari ke hari. kalo gak percaya silahkan buktikan sendiri.

Satu hal yang perlu digaris bawahi bahwa ketika kita berfikir tentang hal yang negatif maka saraf dan alam bawah sadar kita akan merespon hal tersebut dan akan meresonansi organ tertentu pada tubuh kita sehingga tidak dapat berfungsi secara maksimal. Contohnya begini, ketika anda ditanya oleh bos atau pimpinan anda. “Mampukah kamu menghadirkan 100 orang dalam waktu 1 jam dari sekarang?’ Jika anda menjawab “Iya” maka secara otomatis otak anda akan berfikir mencari solusi untuk penyelesaian bagaimana cara mengahadirkan 100 orang tersebut. Tetapi ketika anda mengatakan “Tidak” maka secara otomatis pula kerja otak anda untuk solusi menghadirkan 100 orang akan terhenti sampai di situ.

Sekarang, coba perhatikan orang yang selalu mengeluh dan manja dengan kehidupannya! setiap saat mengeluh, setiap saat ada masalah dan terlalu manja dengan kekurangannya, maka akan tampil wajah atau pribadi yang seolah-olah tidak ada harapan masa depan. Bandingkan dengan orang yang selalu bersemangat.

Ketika anda ditanya oleh seorang teman, kamu sakit yah? Katakan. Ah ini biasa kok, tidak lama lagi sembuh kok. masa’ sakit terus? ini akan menucuhkan motivasi bagi anda atau semangat untuk sembuh lebih besar. Dibanding anda menjawabnya dengan kalimat “Iya nih, saya sudah capek dengan penyakit ini, entah kapan sembuhnya, saya sudah tidak sanggup lagi”. Walupun penyakit anda biasa-biasa saja kemungkinan akan semakin parah. Makanya seorang dokter selalu berprinsip bahwa hal yang pertama menyebabkan orang sembuh adalah semangatnya untuk sembuh. Olehnya itu yang harus diobati sedini mungkin adalah otaknya dalam hal ini psikologinya.

Marilah mulai dari sekarang kita singkirkan rasa manja dan suka mengeluh untuk menyonsong masa depan yang lebih indah. Berfikirlah positif maka otak anda akan teransang menjadi positif dan kreatif. Jangan selalu berfikir negatif dan jangan menjadi generasi yang manja.

tags: , , , , ,