Kaldera Bawakaraeng : Bom Waktu Yang Patut Diwaspadai

Thursday, August 30th 2012. | BERITA, GUNUNG, NASIONAL, TRAVEL

kaldera BawakaraengPada tanggal 26 maret 2004 dinding kaldera raksasa bagian timur gunung bawakaraeng runtu, dengan estimasi runtuhan sekitar 300 juta M3 dari ketinggian 2.830 M permukaan laut, ini merupakan runtuhan kaldera kedua terbesar di bumi (runtuhan terbesar adalah kaldera Tateyama Jepang pada tahun 1985 sekitar 400 juta M3). Dengan kejadian ini, Pemerintah dan warga masyarakat seharusnya sejak dini mempersiapkan bentuk mitigasi untuk mengantisipasi kemungkinan runtuhnya kembali Kaldera Gunung Bawakaraeng yang terletak di daerah Malino, Kabupaten Gowa ini.

bekas longsoran Bawakaraeng

Sebelum kita membahas lebih jauh akan ancaman runtuhnya kaldera Bawakaraeng yang berpotensi akan mengakibatkan jebolnya tanggul Bili-bili, Mari kita lihat gambaran tentang Bendungan Bili-bili.

DATA FISIK BENDUNGAN

  • Dibangun pada tahun 1991
  • Dioperasikan tahun 1999
  • Tinggi dam 7 meter
  • Pelepasan air maksimal 2.200 M3 per detik
MANFAAT
  • žPengendali banjir bagi kota Makassar, Gowa, Takalar, Maros
  • žPemenuhan air baku PDAM 3,30 M3 per detik
  • žPengairan irigasi seluas 24.585 ha
  • žPembangkit listrik 16,30 megawatt
Bendungan Bili-bili

Bendungan Bili-bili

ANCAMAN BENCANA
Faktor Alam
  1. Hujan terus menerus selama 13 jam dengan curah hujan 484 m.m memicu tekanan air pada dinding bendungan
  2. Gempa dengan getaran 4 mmi lebih dari 15-18 detik frekuensi 3 h2 akselerasi lebih besar dari 0,14 g bisa merusak dinding bendungan
  3. Hal ini terjadi jika gempa :
  • 4 SR dalam radius 50 km
  • 5 SR dalam radius 80 km
  • 6 SR dalam radius 125 km
  • 7 SR dalam radius 200 km
  • 8 SR dalam radius 300 km

Walaupun potensi gempa di anggap kecil pada wilayah ini, namun kita harus tetap waspada. Mengingat patahan dan  anak patahan lempengan ada yang melintasi wilayah sekitar Gunung Bawakaraeng.

  • Patahan Palukoro ( Palu Fault ) : memanjang dari Palu ke arah Selatan Tenggara melalui Sulawesi Selatan bagian Utara dan menuju ke Laut Banda.
  • Patahan Saddang  ( Saddang Fault ) : memanjang dari pesisir pantai Mamuju Sulawesi Barat memotong diagonal melintasi daerah Sulawesi Selatan bagian tengah, Sulawesi Selatan bagian selatan, Bulukumba menuju ke Pulau Selayar bagian Timur.
  • Parit – parit  : Lubuk laut Makassar Selatan dan Lubuk laut Bone.
  • Beberapa anak patahan baik yang berada di darat maupun di laut.

Berikut gambarannya :

Patahan di Sulsel

SIAGA BENDUNGAN

SB I   Pengumuman/Peringatan, jika :
  • Infrastruktur bendungan bermasalah
  • Elevasi muka air waduk mencapai 103 m dan terus meningkat; 105,75 m atau 0,25 m dibawah elevasi puncak.
  • Jika kondisi aman, SB I dicabut
SB II   Keadaan jika :
  • Struktur bendungan cenderung menunjukkan labilitas namun belum menunjukkan tanda-tanda rusak
  • Dilakukan perbaikan dan menyiapkan evakuasi
  • Jika keadaan bisa dikendalikan, level peringan menjadi SB I
SB III, Jika :
  • Evakuasi sudah harus dilakukan
  • Tim RTD sudah harus diperkirakan beberapa saat lagi bendungan mengalami keruntuhan

ancaman Bawakaraeng

TANGGAP DARURAT

Daerah Bahaya I (DB I)
  • Desa Bili-bili kecamatan Parangloe (DB I)
  • Jarak ± 1 km
  • Air akan sampai di desa Bili-bili ± 1 jam 6 menit
Daerah Bahaya II (DB II)
  • Desa Bunto Lebang kecamatan Galesong Kabupaten Takalar
  • Jarak 32,81 km
  • Air sampai di desa ini 22 jam 42 menit
Estimasi jumlah pengungsi penduduk kota Makassar, kab Gowa, Takalar, Maros sekitar 300.000 jiwa, Sehingga Bantuan transportasi untuk evakuasi dibutuhkan adalah :
  • Truk/bus : 7290 unit
  • Pick up : 3.650 unit
  • Colt : 45.530 unit
  • Minibus : 14.580 unit
Sementara persediaan Logistik sebanyak :
  • Beras : 109 ton/hari
  • Lauk pauk, air, tenda : 4 miliar/hari

TAHAP AMAN

  • Air surut di mulai 24 jam setelah keruntuhan di desa bili-bili
  • Air surut 58 jam setelah keruntuhan di desa Bonto Lebang

Tidak ada maksud untuk menakut-nakuti akan hal ini, setidaknya kita patut waspada dan sejak dini sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan yang bisa saja terjadi. Olehnya itu perlu keseriusan pemerintah dan warga bagaimana persiapan mitigasi akan ancaman runtuhnya Kaldera Gunung Bawakaraeng.

tags: , , , , , , , , , , ,