Detox Kaki : Mujarab atau pembodohan

Friday, September 14th 2012. | BERITA, NASIONAL, SERBA-SERBI

Detok KakiPengobatan alternatif  kini semakin marak di kalangan masyarakat berawal dari iklan dan promosi pengobatan alternatif melalui  lembaran-lembaran yang dibagikan di pinggir jalanan, media cetak hingga media elektronik dengan berbagai iming-iming penyembuhan penyakit tanpa operasi, bahan herbal, dan frekuensi penyembuhan lebih besar peluangnya seperti klinik TongFang yang lagi marak diperbincangkan di Dewan Perwakilan Rakyat R.I.

Saat ini ada lagi metode penyembuhan alternatif yang dikenal dengan detox kaki dimana media pengobatannya dengan menggunakan detox yang ditempelkan pada kaki atau anggota tubuh yang lain. Dalam penjelasan brosurnya, bahwa dengan menggunakan detox yang ditempelkan pada telapak kaki selama kurang lebih 8 jam (ditempelkan sebelum tidur hingga pagi) akan mampu menyerap dan mengeluarkan zat-zat racun (toksin) atau benda asing dalam tubuh yang ditandai dengan perubahan warna koyo dari putih menjadi hitam.

koyo kaki

Secara ilmu kedokteran hal ini belum ada pendapat yang pasti atau penelitian secara ilmiah apakah ini benar-benar dapat membantu untuk menyembuhkan penyakit dalam atau menyerap zat racun dalam tubuh, namun kemungkinan adanya penyimpangan  dengan metode pengobatan ini karena bahan-bahan dalam detox merupakan bahan yang mudah terjadi perubahan warna jika bercampur dengan air (cairan).

Kandungan utama dalam keringat adalah sodium klorida (bahan utama garam dapur) selain bahan lain (yang mengeluarkan aroma) seperti 2-metilfenol (o-kresol) dan 4-metilfenol (p-kresol).

Berikut ini percobaan sederhana yang saya lakukan dengan menggunakan air yang dicampur sedikit garam lalu saya teteskan ke permukaan detox, dan hasil perbandingannya dengan koyok/detox yang ditempelkan pada kaki.

Detok kaki

Hasil Uji Coba Detox Kaki

Nah, dari hasil uji coba kita bisa menyimpulkan bahwa hasilnya sama. Penggunaan dari detox ini memungkinkan adanya percampuran cairan dengan bahan pada detox/koyo tersebut, yaitu pada saat detox ditempelkan pada telapak kaki lalu di tutup dengan koyo yang akan menyebabkan kulit akan mengalami kekurangan oksigen sehingga kulit akan mengeluarkan cairan keringat. Cairan inilah yang akan membasahi detox dan akan bercampur dengan bahan-bahan yang ada dalam detox sehingga akan mengakibatkan perubahan warna dari putih ke hitam yang diklaim sebagai zat racun. Benar atau tidaknya masih butuh penelitian ilmiah lebih lanjut untuk memastikan apakah Detox Kaki : Mujarab atau pembodohan.

tags: , , , , , , , , , , , , , , ,