Degradasi Moral Generasi Muda

Tuesday, November 6th 2012. | NASIONAL, RELIGY

Generasi MudaDegradasi Moral Generasi Muda saat ini tidak terlepas dari peran orang tua sebagai pilar utama dalam mendidik anak-anak mereka. Rumah merupakan Madrasatul uula (sekolah awal) tempat di mana anak akan mencontoh dan mengaplikasikan segala sesuatunya dari awal. Semoa orang tua berharap mendapatkan anak yang saleh, berbudi baik dan menjadi rahmatan lil ‘aalamin. Dasar pendidikan anak sesungguhnya berasal dari kedua orang tua mereka, jangan berharap anak akan bangun subuh jika orang tuanya bangun pukul 8 pagi, Jangan berharap anak pergi sholat berjamaah jika orang tuanya saja tak pernah mencium bau masjid. Jadi intinya orang tua harus menjadi contoh atau teladan bagi anak-anaknya jika ingin membentuk keperibadian mereka sesuai dengan keinginan orang tuanya.

Bayi diazankanBayi yang lahir tak ubahnya seperti kertas putih yang bersih. Islam mengajarkan kepada kita agar setiap bayi lahir untuk di azankan di telinga kanan dan di iqamatkan di telinga sebelah kiri, ini untuk merupakan peletakan dasar nilai-nilai ketauhidan terhadap anak sebelum mereka terkontaminasi dengan segala pengaruh dari luar sana. Ini menandakan betapa pentingnya penanaman tauhid terhadap anak agar mengenal Tuhannya. Di samping itu ada Anjuran lain yang meminta kita untuk membacakan surah alam nasyra saat bayi kita bangun dan membacakan surah al-fiil dikala iya akan tidur di malam hari dan meniupkan ke mulut si bayi sambil memohon do’a dan ridha Allah agar kelak anak kita menjadi anak yang saleh, patuh pada orang tua dan bermanfaat bagi orang lain.

Salah Asuhan

Salah Asuhan

Kemajuan teknologi dan penyebaran informasi yang tak terkendali lagi telah membawa perubahan signifikan berujung pada perubahan kultur secara global tidak terkecuali bagi negara Indonesia tercinta ini. Tidak dapat dipungkiri bahwa keadaan ini tentu saja membawa dampak positif dan negatif bagi generasi kita. Banyak kemudahan dan pengayaan informasi yang dapat diperoleh dari semua ini, namun keyataan akan kemerosotan moral mengalir dari belahan dunia Eropa dan Amerika tidak terhindarkan lagi, mengkontaminasi budaya ketimuran kita, mengikis sedikit demi sedikit hingga semuanya akan larut secara bersama-sama dalam bingkai budaya western. Tidaklah salah jika Islam menggambarkan bahwa salah satu tanda hari kiamat akan datang yaitu matahari akan terbit dari barat ke timur. Itulah perumpamaannya.

Korban NarkobaGaya hidup hura-hura atau sikap hedonisme telah tercermin dalam pergaulan anak muda jaman sekarang yang merupakan imbas dari sikap plagiatoris bangsa ini. Wanita tidak dikatakan modern kalo tidak mengumbar aurat, bahkan saya sangat merasa sedih betapa propaganda yang dilancarkan melalui iklan kecantikan (Dove)¬† yang sering muncul di televisi dengan iringan lagu kurang lebih seperti ini “Tunjukkan bahumu, tunjukkan lututmu, ………………“. Sekilas ini hanyalah sebuah iklan, namun coba kita dalami makna dari lagu ini! Sangat jelas nilai provokatif agar wanita mengumbar aurat.

Iklan di Televisi memang sungguh sangat memprihatinkan memperhatikan saat ini. 90 % iklan yang lebih menonjolkan lekuk tubuh dan mempertontonkan aurat, bahkan yang parah seperti iklan mobil yang di sampingnya berdiri seorang cewek cantik dan seksi dan di situ tertulis “Anda dijamin puas menunganginya”. Di jamin yang melihat dan membaca iklan ini melahirkan 2 persepsi.

Reformasi adalah pilihan bijak, namun kran aspirasi masyarakat terlalu cepat dibuka lebar yang berdampak bablasnya reformasi itu sendiri. Aksi-aksi di jalanan dengan dalih menyuarakan aspirasi masyarakat seolah tak lagi memandang norma dan etika dalam penyampaiannya bahkan tidak jarang yang melakukannya dengan cara-cara yang anarkis. Kerusuhan di sana-sini terjadi, baik antar pelajar, mahasiswa, antar desa (kampung) dipandang perlu solusi penanganan segera.

Mengapa Degradasi Moral Generasi Muda terjadi?

Penyebab Degradasi Moral Generasi Muda terjadi akibat beberapa faktor :

  1. Terabaikannya peran utama orang tua sebagai pilar utama yang akan membentuk keperibadian seorang anak.
  2. Harmonisasi keluarga tidak lagi terjalin baik antara anak dan orang tua yang cenderung berbuntut broken home.
  3. Kurangnya pendidikan agama dan penanaman nilai-nilai moral sejak dini kepada anak sebagai generasi penerus yang akan banyak menghadapi problema hidup di masa mendatang.
  4. Pengaruh teknologi informasi yang lambat laun berpengaruh besar terhadap pola prilaku dan psikologi anak dan generasi muda tanpa filtrasi dan pengawasan dari orang tua.
  5. Pengaruh lingkungan dan pergaulan juga dapat berdampak buruk terhadap generasi muda jika mereka tidak bisa memilih dan memilah mana model pergaulan yang wajar dan mana yang tidak wajar sehingga banyak yang terjerumus ke hal-hal yang negatif seperti drugs, clubbing, narkoba dan pergaulan bebas.
  6. Norma-norma dan adab ketimuran mulai terkikis oleh perkembangan zaman sehingga sikap menghormati  terhadap orang yang lebih tua dan menyayangi orang yang lebih muda.
  7. Reformasi telah mengalami kebablasan yang berdampak pada penyampaian aspirasi dan aksi dengan cara-cara yang tidak simpati lagi walaupun tujuannya benar namun caranya yang kadang salah.

Kesemuanya itu terjadi bukan berarti diluar kendali kita, namun kepedulian kita mulai surut terhadap persoalan yang sangat serius ini yang merupakan tuntutan bagi kita untuk segera melakukan perubahan. Khususnya di lingkungan keluarga sebagai kelompok terkecil yang merupakan pondasi bagi perkembangan generasi kita. Terlepas dari semua itu, perubahan itu harus dimulai dari diri sendiri, mulai dari hal yang kecil dan mulai dari sekarang untuk penanganan dini akan Degradasi Moral Generasi Muda saat ini.

tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,