Desa Soni : Profil Kampung Halamanku

Tuesday, November 6th 2012. | SERBA-SERBI

PhotobucketDesa Soni : Profil Kampung Halamanku. Tak terasa sudah kurang lebih 17 tahun meninggalkan kampung halaman yang jauh di sana. Sebuah desa yang sederhana yang terletak di Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah. Desaku berpenghuni kurang lebih 3500 jiwa setelah berpisah dengan salah satu dusun yang bernama dusun Paddumpu yang kini telah dimekarkan menjadi desa Paddumpu, demikian sedikit profil Desa Soni.

Desa Soni termasuk desa yang melimpah akan sumber daya alam baik pertanian, perkebunan, maupun sumber daya lautnya. Komoditi andalan desa ini adalah kopra dan cokelat. Masyarakatnya terbilang rukun dengan suasana yang heterogen dimana di huni oleh suku bugis (mayoritas) mandar dan suku makassar.

Penduduk yang banyak menghuni Desa ini berasal dari Sulawesi Selatan utamanya dari Kabupaten Barru, Soppeng dan Bone. Konon Soni bermakna “persinggahan” karena pada jaman dahulu banyak pengembara yang menjadikan Desa Soni sebagai tempat persinggahan sementara. Namun saat ini Desa ini sudah ramai dipadati oleh penduduk, dan Desa ini yang paling padat penduduknya di antara beberapa desa se Kecamatan Dampal Selatan.

Desa Soni

Desa Soni

Saat masih kecil, saya paling suka bermain di pinggir pantai karena kebetulan rumah tempat tinggalku dekat dengan pantai (kurang lebih 200 meter). Dulu di Desa ini dijadikan sebagai pelabuhan untuk kapal penumpang antar provinsi dan Kabupaten walaupun tidak ada dermaganya. sehingga untuk membawa penumpang menuju kapal digunakan perahu dengan mesin tempel yang orang di Desa ini menyebutnya dengan “Jongsong” atau ada juga yang dinamankan “Pincara” (2 perahu yang di gabung menjadi satu dengan satu mesin tempel).

Desa Soni

Desa Soni

Desa Soni berbatasan langsung dengan Desa Tampiala di sebelah barat, Desa Bangkir di sebelah Timur dan Desa Paddumpu di sebelah Selatan. Penduduk desa ini umumnya bermata pencaharian Petani dan ada juga sebagian yang berprofesi sebagai nelayan.

Di bidang pendidikan, Desa ini boleh dikatakan lumayan maju sebab telah didukung oleh beberapa Sekolah dasar, SLTP (Tsanawiyah), SLTA (Aliah) bahkan sudah terdapat Universitas Terbuka. Sudah banyak sarjana yang telah di lahirkan oleh desa ini bahkan ada yang sampai Professor misalnya saja Prof Syamsir Abduh (Dosen Trisakti).

Di bidang Politik dan pemerintahan, Desa ini boleh berbangga dengan terwakilinya salah seorang warga desa yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati yaitu Amran Yahya yang sebelumnya menjabat sebagai angota Dewan. Amran H. Yahya memang layak menjadi seorang pemimpin, ini terlihat ketika beliau memimpin Desa Soni sebagai Kepala Desa. Jiwa Kharismatik yang diturunkan oleh bapaknya telah membawa kemajuan besar di Desa Soni.

Kini Desa Soni telah jauh di sana. Aku rindu sanak saudara dan teman-teman sejak kecil, desa yang telah memberi arti tersendiri buatku. banyak kenangan masa kecil yang telah terukir di sana, mulai dari bermain di pinggir pantai, memasang perangkap bangau di Sawah, bermain di pematang, main arung jeram dengan menggunakan ban dalam mobil di sungai Silaja’ dan masih banyak lagi yang tidak dapat kutuliskan di sini. Insya Allah kelak aku akan kembali untukmu wahai Desa Kelahiranku Desa Soni. Demikianlah Desa Soni : Profil Kampung Halamanku. Wassalam!

tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,