Yakinlah Masa Depanmu Masih Suci

Monday, August 26th 2013. | TIPS

Sebuah ungkapan dari seorang Motivator Indonesia yang lahir di Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan Mario Teguh mengatakan “Betapa pun kelamnya masa lalumu, Yakinlah masa depanmu masih suci“, Hal ini mengisyaratkan kepada kita betapa pentingnya sikap optimis dalam hidup ini. Jangan pernah merasa terpuruk dengan kondisi atau keadaan yang sedang anda alami sekarang ini akibat terlalu banyak menampung memori kelam yang telah lama berlalu dan meninggalkan bekas di benak anda.

mario teguh

Mario Teguh

Bangkit,,….! yah bangkit adalah kata yang tepat untuk melawan segala gundah dan kegalauan saat ini. Selalu ada asa membentang buat kita selama kita ada keinginan untuk m3nyonsong masa-masa akan datang dan bertekad untuk menjadi lebih baik dari kondisi yang kita alami saat ini. Memang butuh keberanian dan sikap tegas untuk merubah segalanya, fikirkan ide-ide dalam diri untuk segera keluar dari keterpurukan.

Betapa seorang Ustadz Jefri Al-Bukhari yang masa lalunya di sesaki dengan pengalaman yang kelam dan lebih banyak bergelut dengan dunia hitam tapi toh, dia mampu membalikkan semua keadaan dirinya dan bangkit dari keterpurukan sebelumnya hingga akhir hayatnya dia disanjung dan telah banyak merasa kehilangan atas kepergiannya terkesan tiba-tiba. Dan itulah takdir yang tidak seorang pun yang dapat menolaknya.

OptimisSetiap orang yang telah beranjak dewasa memiliki masa lalu yang hitam dan putih, dan tidak sedikit di antara mereka yang mampu bangkit dari keterpurukan berkat keinginan kuat dan usaha yang keras untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan mendapat tempat yang layak di lingkungannya.Sebuah keyakinan memang perlu ditanamkan bahwa sekelam apapun masa lalu kita, yakinlah bahwa masa depan kita masih suci dan inilah saatnya kita mengukir masa depan kita dengan tinta emas.

Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam hidup ini ada saja orang yang tidak senang atau membenci kita namun perlu kita ketahui pula bahwa selalu ada orang yang menyenangi dan mengdukung kita, lalu mengapa kita harus menghabiskan waktu untuk memikirkan orang yang tidak menyenangi kita dan tidak fokus kepada orang yang menyenangi kita. Hinaan, cacian, makian atau semua anggapan negatif terhadap diri kita semestinya kita jadikan sebuah pembelajaran dan cambuk untuk memicu kita untuk lebih agresif untuk berbuat sesuatu yang lebih baik dan kelak akan menjadi pembuktian bagi mereka bahwa kita tidak seperti dalam anggapan mereka selama ini.

Wanita yang tidak perawan lagi, bekas mafia, bekas Pekerja Seks Komersial, bekas copet atau perampok, atau apapun namanya itu selalu ada kesempatan untuk berbenah diri dan bertobat. Sebab Allah selalu memberi jalan untuk bertobat selama nafas belum sampai di kerongkongan. Lalu mengapa kita harus takut untuk menjadi pribadi yang lebih baik?

Cobalah mulai dari sekarang kita menatap dan merancang masa depan yang lebih baik dan melupakan semua masa lalu kita yang hitam dan kelam dan tanamkan dalam hati bahwa “Masa Depan Kita Masih Suci”. Wasaalam.

tags: , , ,